Mau Membatik Hanya Di Jogja

Standard

Belajar membatik menjadi aktivitas yg menyenangkan terlihat dari wajah anak-anak ppa 841 Yogyakarta. Pertama yang mereka lakukan adalah dengan membuat pola batik lebih dahulu. Pola batik yang dibuat sesuai dengan kreativitas anak-anak. Ada yg membuat motif bunga, peta indonesia, ada juga yang membuat nama sekolahnya.

Kecintaan terhadap seni membatik memang harus dimunculkan dari sejak dini, sehingga kelestarian membatik dapat terjaga. Budaya yang terus ditumbuhkan bahwa anak muda gaul adalah anak-anak muda yg suka batik.

Proses membatik akan lebih mudah saat anak-anak menggunakan kompor batik listrik, karena malam akan cepat mencair dan juga panas yang terus stabil.

IMG_20150527_102243

Kompor Batik Astutik

Standard

keunggulan dari kompor Astutik daya hanya 75-150 watt, panas yang stabil dan bergaransi 5 bulan. Kompor Astutik terbagi menjadi dua : Kompor Astoetik yg manual dan yang otomatis. Perbedaannya antara manual dengan otomatis yakni saat malam sudah mencair maka kompor batik yang otomatis dayanya akan berubah menjadi 75 watt. Sedangkan manual harus diatur sendiri dengan dikecilkan wattnya.

Astoetik kode-01 versi AlumuniumAstoetik Kode-01 (Otomatis)  versi alumunium dan tanah liat

 

ukuran Diameter: 17 cm
Tinggi: 20 cm
Berat 1.7 kg
Bahan Bodi Alumunium
Power 220V AC
Daya Listrik 75 – 150 Watt
(tergantung pengaturan)
Pengaturan Panas Potensio (Manual) & ada indikator lampu
Waktu Pemanasan 5 – 10 menit
Warna Hitam / Putih / Merah / Orange

Berminat dapat menghubungi kami di 085-22-888-9824

Batik Milik Indonesia Asli Telah Diakui Oleh UNESCO

Standard

Batik merupakan warisan dunia milik Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO tanggal 2 Oktober 2009, dan pada tanggal tersebut telah ditetapkan menjadi Hari Batik Nasional. Pemerintah menetapkan untuk setiap pegawai negeri pada hari Jumat untuk mengenakan pakaian batik, sebagai bentuk bahwa batik adalah simbol identitas bangsa.

Beberapa alasan bahwa batik adalah hasil budaya asli Indonesia yaitu sebagai berikut :
1. Tehnik dasar batik, menutup bagian kain yang tidak berwarna, tidak hanya dikenal di daerah-daerah yang langsung terkena kebudayaan Hindu ( Jawa dan Bali, tetapi juga dikenal di Toraja, Flores dan Papua ).
2. Pemberian zat warna dengan atau dari bahan-bahan tumbuhan setempat dikenal di wilayah Nusantara.
3. Penggunaan malam sebagai penutup dalam pembatikan asli dari Indonesia berasal dari pelembang, Sumbawa, dan Timor.
4. Tehnik mencelup dengan cairan merah yang dingin beda dengan tehnik pencelupan panas yang dilakukan di India.
5. Pola geometris sudah dikenal di seluruh wilayah Nusantara, jauh sebelum terjadi interaksi antara pedagang Nusantara dengan pedagang dari India.
6. Menurut sejarah, batik Nusantara sudah dikenal dan berkembang pada masa kerajaan Majapahit di jawa abad XIII. Padahal berkembang tehnik celup di India baru mulai abad XVII. Pada masa ini abad XVII, batik nusantara telah menjadi bagian dari budaya, baik dikalangan kerajaan maupun rakyat Nusantara. Artinya, sebelum abad tersebut, batik telah berkembang subur di wilayah Nusantara dengan adanya kerajaan Majapahit.
7. Penggunaan batik sebagai busana pada saat itu membuat batik mengalami perkembangan dalam bentuk dan pola. Pola yang ada memiliki perbedaan tersendiri antara batik yang berkembang dikeraton dan di luar keraton yang disebut batik pesisiran. Selain kedua jenis batik ini, ada juga batik-batik lain yang berkembang dengan bentuk dan pola khas yang berbeda dengan batik keraton atau pesisiran, yang disebut batik pedalaman.

Anak Gaul Pakai Batik

Standard

batik-kain.jpgPada saat kita mendengar batik, apa yang terlitas di dalam benak kita. Tentunya kita akan mengerti bahwa batik adalah kain yang dibuat secara khusus dengan motif-motif atau beragam corak tertentu. Motif atau corak tersebut biasanya merupakan simbol-simbol yang merupakan identitas dari masyarakat setempat.

Secara etimologi, kata batik berasal dari bahasa Jawa, “amba” yang bearti lebar, luas, kain; dan “titik” yang berarti titik atau matik (bentuk kata kerja titik). Kemudian berkembang menjadi istilah “batik”, yang berarti menghubungkan titik-titik yang membentuk sebuah pola atau motif tertentu pada kain yang luas atau lebar.

Batik merupakan kebudayaan yang telah mengakar di masyarakat Indonesia, dan banyak digunakan dalam keseharian masyarakat Indonesia. Batik sudah ada sejak masa kerajaan Majaphit hingga saat ini. Dahulu batik hanya dipakai atau dimiliki oleh para penguasa disebut “trah kraton”, namun seiring dengan perkembangan dan kemajuan jaman batik telah menjadi model dan gaya berpakaian masyarakat yang dipakai dalam berbabagai kesempatan.

Indonesia memiliki keanegaraman batik yang luar biasa mulai dari Sabang sampai Marauke. Namun secara khusus batik di Indonesia lebih banyak berasal dari Jawa. Karena Jawa menjadi tempat Kerajaan Majapahit yakni di Jawa Timur ( Trowulan, Mojokerto ). Kemudian mulai menyebar ke daerah-daerah lain Ponorogo, Yogya dan Solo. Pengaruh penyebaran Islam juga membawa penyebaran batik ke seluruh pulau Jawa dan juga ke luar pulau Jawa. Namun saat ini batik yang banyak dikenal adalah batik yang berasal dari Jawa secara khusus Jogja dan Solo.

Kain batik menurut proses pembuatannya dibagi menjadi dua. Pertama, batik tulis yakni kain batik yang dibuat atau proses pembatikkannya dengan tulis tangan, dengan menggunakan canting. Canting adalah alat untuk menggoreskan malam pada kain dengan membentuk sebuah pola atau motif. Batik tulis memiliki harga yang lebih mahal, dibandingkan dengan batik cap. Kedua, batik cap yakni batik yang proses pembatikkannya dilakukan dengan proses mengecap. Canting pada batik cap telah membentuk sebuah motif tertentu, sehingga pembatik ( pembatik : orang yang melakukan pengerjaan membatik) hanya melakukan proses pengecapan saja pada kain.

Batik terbukti memiliki seni yang tinggi, dan ini hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia dan mendapat pengakuan dari UNESCO. Anak muda yang memiliki seni yang tinggi tentu bangga memakai batik. “Mereka yang Gaul tentunya mereka yang berani dan bangga memakai baju batik.”

 

Jual Penjepit Kain Saat Membatik

Standard

Jual penjepit kain saat membatik. Bagi yang baru pertama kali membatik tentunya mengalami kesulitan berkaitan dengan kain yang akan dibatik karena kain dituntut  kencang tidak lembek, sehingga mudah saat dilakukan proses membatik.  Dengan penjepit kain yang berbentuk bulat memudahkan proses pembatikkan. Apabila berminat dapat menghubungi kami Jamur Jogja.

penjepit kain untuk membatik

penjepit kain untuk membatik